free page hit counter
Blogging Should Be Fun !

Hallo sobat Damai, gimana kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan baik dan damai yaa. Hehe. Oh iya, sekarang tanggal berapa ya? Yups benar tanggal 12 November. Perlu sobat Dumai ketahui bahwa setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah Nasional.

Hari Ayah Nasional ini diprakarsai oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) pertama kali diperingati pada 12 november 2006. Seiring berjalannya waktu, Hari Ayah menjadi lumrah diketahui banyak orang.

Sebenarnya, untuk Hari Ayah maupun ibu adalah setiap hari kita rayakan. Tapi, agar lebih sakral tak ada salahnya dalam satu tahun ada hari special untuk lebih memuliakan ibu maupun ayah. Yaa kan? Mari kita menghela nafas sejenak mengingat betapa besar pengorbanan ayah untuk kita. Bekerja tak kenal henti demi sang cinta dan buah hati.

Berjuang tak pernah lelah dan letih walaupun sering tertatih dalam perjalanan yang ia jalani. Teruntuk kalian yang masih mempunyai ayah, jangan sia-siakan Ia ya. Sayangi Ia dengan penuh cinta sebagaimana ia mencintai dan menyayangi kita sepenuh hatinya.

Teruntuk kalian yang tak mendapatkan arti apa itu Hari Ayah yang sesungguhnya karena ada satu hal atau luka masa lalu yang tak kunjung usai, cobalah sedikit demi sedikit maafkannya.

Mulai bangkit dari luka masa lalu, lebih banyak berdamai dengan diri sendiri, terus berkarya dan buatlah sang ayah bangga memiliki anak sepertimu. Teruntuk kalian yang mungkin sudah terpisah alam dengannya, jangan lupa untuk selalu mendoakan dari kejauhan.

Selamat Hari Ayah Nasional sobat Dumai. Dariku yang memiliki ayah dengan segudang kisah hidupnya. Mulai dari seorang TKA (Tenaga Kerja Asing) di Saudi Arabia sebagai seorang supir pribadi di suatu perusahaan karena keadaan dan keterbatasan ekonomi keluarganya pada saat itu. Hingga pulang ke Indonesia menjadi petani sukses dan juga tokoh agama.

Bersyukurnya ia seorang lulusan pesantren hingga dapat mengamalkan ilmu yang  dimilikinya dengan mengajar pula di suatu yayasan wakaf bersama.

Jangan lupa gali ilmu dan pengalaman dari masing-masing ayah sobat Dumai ya. Dengan banyak berkomunikasi dan berinteraksi. Selagi masih ada, mari kita dengarkan jutaan kisahnya, ambil ibrahnya. Pasti sangat seru banget looh.

Tetap bahagia, tersenyum dan ceria dengan keadaan apapun. Salam damai, salam cinta dan sayang dari penulis.

Lantas , apa versi Hari Ayah menurutmu? Jawab di kolom komentar ya.

Penulis: Arina Hunafa

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RECENT POSTS
ADVERTISEMENT
Our gallery